Jangan Menyesal Pernah Bersedih

Agar Memiliki Kekayaan Hakiki
7 Desember 2019
Al-Mukhlishin dan Al-Mukhlashin
7 Desember 2019

Jangan Menyesal Pernah Bersedih

Jangan Menyesal Pernah Bersedih

Hati bingung dan sedih. Menyalahkan diri sendiri karena merasa lemah dan malas. Sering dihantui sifat pengecut dan kikir. Trauma terjerat hutang dan menjadi korban kesewenang-wenangan, adalah sepercik kisah “tinta hitam” hidup manusia. Noda itu akan segera memudar jika kita mampu mencari solusi dan mempunyai keyakinan kuat

untuk bisa keluar dari zona itu. Tidak bisa dipungkiri bahwa semua orang pasti pernah bermasalah. Banyak yang frustasi bahkan menyerah sebelum berperang, seakan hidup sendiri tanpa sandaran. Makhluk ciptaan Allah terlahir dengan autosistem yang sempurna. Ada siang, ada malam. Ada penyakit, ada penawarnya. ada masalah, pasti juga ada solusinya.

Satu satunya figur peradaban yang menduduki peringkat pertama sebagai tokoh paling berpengruh di dunia dan diakui oleh kaum Orientalis Barat, tidak lain adalah Muhammad Saw. Hadis Rasulullah berupa perkataan, perbuatan, dan ketentuan yang disampaikan, semuanya bersifat Problem Solution. Sebuah kisah dari Sahabat Abu Said Al-Khudhri R.A. yang menceritakan bahwa: “Pada suatu hari Rasulullah Saw. masuk masjid. Tiba-tiba ada seorang sahabat bernama Abu Umamah R.A. sedang duduk di sana. Beliau bertanya: ”Wahai Abu Umamah, kenapa aku melihat kau sedang duduk di luar waktu sholat?” Ia menjawab: ”Aku bingung memikirkan hutangku, wahai Rasulullah.” Beliau bertanya: ”Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah do’a yang apabila kau baca maka Allah akan menghilangkan kebingunganmu dan melunasi hutangmu?” Ia menjawab: ”Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, ”Jika kau berada di waktu pagi maupun sore hari, bacalah do’a:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Dan aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari hutang dan kesewenang-wenangan manusia”
Kata Abu Umamah: ”Setelah membaca do’a tersebut, Allah ta’aala berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku.” (HR Abu Dawud 4/353).

Oleh karena itu, mari kita buktikan bersama “kehebatan” do’a tersebut dengan selalu membacanya setiap hari. Dengan keyakinan, Allah pasti memberikan jalan keluar untuk semua masalah yang kita hadapi saat ini. Bismillah, Laa haula walaa quwwata illaa billaah…. _Badar

Sumber: Halim, Abd. Problem Solving ala Nabi, (Yayasan Wakaf Buku Indonesia, 2016)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TELEPHONE